Unjuk Kerja Single Axis Solar Tracker Berdasarkan Perubahan Waktu Pergerakan Matahari

Main Article Content

Shifa Helena

Abstract

Penggunaan panel surya pada saat ini masih banyak yang bersifat statis yang menyebabkan penyerapan cahaya matahari menjadi tidak optimal karena bumi berotasi maka seolah matahari selalu berpindah setiap waktu sehingga daya yang dihasilkan oleh panel surya juga tidak maksimal. Untuk itu, perlu dibuat sebuah sistem yang dapat mengikuti pergerakan matahari sehingga panel surya dapat menyerap cahaya matahari dengan optimal dan menghasilkan daya yang maksimal. Pada penilitian ini, penulis merancang dan membuat sebuah solar tracker sumbu tunggal yang dapat mengikuti pergerakan matahari. Hasil dari pelacakan cahaya matahari tersebut di monitoring menggunakan PLX-DAQ. Pengguna dapat melihat tegangan, arus, daya, suhu, kelembapan, dan radiasi matahari berdasarkan sensor yang dipasang pada solar tracker ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solar tracker ini mampu mengikuti pergerakan matahari sehingga dapat menangkap banyak cahaya matahari. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa alat ini bekerja dengan baik sesuai dengan yang diharapkan

Article Details

How to Cite
Helena, S. (2022). Unjuk Kerja Single Axis Solar Tracker Berdasarkan Perubahan Waktu Pergerakan Matahari. MSI Transaction on Education, 3(4), 201 - 214. https://doi.org/10.46574/mted.v3i4.101

References

[1] Krismadinata, R. Lapisa, and Asnil, “A wireless monitoring system for comparison photovoltaic and photovoltaic thermal characteristics,” in IOP Confe. Series: Mate. Scien. and Eng., Sep. 2019, vol. 602, no. 1, pp. 1–7. doi: 10.1088/1757-899X/602/1/012027.
[2] P. G. Chamdareno, E. Nuryanto, and E. Dermawan, “Perencanaan Sistem Pembangkit Listrik Hybrid (Panel Surya dan Diesel Generator) Pada Kapal KM.Kelud,” RESISTOR, vol. 2, no. 1, pp. 59–64, 2019.
[3] M. Rahmatullah, “Rancang Bangun dan Analisa Unjuk Kerja Single Axis Solar Tracker Berbasis Logika Fuzzy,” Institut Teknologi Nasional Malang, Malang, 2021.
[4] K. Kananda, “Studi Awal Potensi Energi Surya Wilayah Lampung: Studi Kasus Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Menuju Smart Campus,” J. of Science and Applica. Technol., vol. I, no. 2, pp. 75–81, 2017.
[5] D. Septiadi, P. Nanlohy, M. Souissa, and F. Y. Rumlawang, “Proyeksi Potensi Energi Surya Sebagai Energi Terbarukan (Studi Wilayah Ambon dan Sekitarnya),” J. Meteoro. dan Geofis., vol. 10, no. 1, pp. 22–28, 2009.
[6] B. H. Purwoto, Jatmiko, M. Alimul F, and I. F. Huda, “Efisiensi Penggunaan Panel Surya Sebagai Sumber Energi Alternatif,” Emitor: J. Teknik Elektro, vol. 18, no. 1, pp. 10–14, 2018.
[7] Q. Hidayati, N. Yanti, and N. Jamal, “Sistem Pembangkit Panel Surya dengan Solar Tracker Dual Axis,” PROSIDING SNITT POLTEKBA, vol. 4, pp. 68–73, 2020.
[8] R. Arindya, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sumatera Barat, Indonesia, 2021.
[9] Y. J. Huang, T. C. K. IAENG, C. Y. C. IAENG, C. H. Chang, P. C. Wu, and T. H. Wu, “The Design and Implementation of a Solar Tracking Generating Power System,” Eng. Lett., vol. 17, no. 14, pp. 1–5, 2009.
[10] A. Syarifuddin Syahab et al., “Rancang Bangun Solar Tracker Otomatis pada Pengisian Energi Panel Surya Berbasis Internet of Things,” J. Meteoro. Klimato. dan Geofis., vol. 6, no. 2, pp. 21–29, 2019.
[11] A. Effendi, F. Kusuma, A. M. N. Putra, S. Amalia, and A. Y. Dewi, “Study Pengisian Energi ke Baterai Terhadap Output Energi Panel Surya dengan Menggunakan Solar Tracker 4 Axis,” RELE: J. Teknik Elektro, vol. 5, no. 1, pp. 29–34, 2022, doi: 10.30596/rele.v1i1.10787.
[12] G. Prinsloo and R. Dobson, Solar Tracking, Sun Tracking, Sun Tracker, Solar Tracker. 2015.
[13] A. R. Amelia et al., “Technologies of solar tracking systems: A review,” in IOP Confe. Series: Mate. Scien. and Eng., Mar. 2020, vol. 767, no. 1. doi: 10.1088/1757-899X/767/1/012052.
[14] W. A. Putri and Krismadinata, “Monitoring Hasil Pelacakan Cahaya Matahari Sumbu Tunggal,” MSI Trans. on Edu., vol. 3, no. 1, pp. 16–28, 2022.
[15] M. F. Ammar and C. Rangkuti, “Pengaruh Aplikasi Pelacak Surya Satu Sumbu Terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Matahari Menggunakan Panel Surya Berkapasitas 10 Watt,” KOCENIN SERIAL KONFERENSI (E) ISSN: 2746-7112, vol. 1, no. 1, 2020.
[16] N. Soedjarwanto and O. Zebua, “Sistem Pelacak Otomatis Energi Surya Berbasis Mikrokontroler ATMega8535,” Sem. Nas. dan Expo Tek. Elek., pp. 52–55, 2015.
[17] I. Winarno and F. Wulandari, “Solar Tracking System Single Axis pada Solar Sel Untuk Mengoptimalkan Daya dengan Metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS),” PROSIDING, pp. 1–10, 2017.
[18] P. Munanga, S. Chinguwa, W. R. Nyemba, and C. Mbohwa, “Design for manufacture and assembly of an intelligent single axis solar tracking system,” in Procedia CIRP, 2020, vol. 91, pp. 571–576. doi: 10.1016/j.procir.2020.03.109.
[19] A. Samanta, R. Varma, and S. Bhatt, “Chronological Single Axis Solar Tracker,” Intern. J. of Eng. Trends and Techn., vol. 21, no. 4, 2015, [Online]. Available: http://www.ijettjournal.org
[20] K. S. Myint and C. M. M. Nyein, “Fingerprint Based Attendance System Using Arduino,” Intern. J. of Scien. and Rese. Publi., vol. 8, no. 7, pp. 422–426, 2018.