Desain dan Analisis Sistem Hybrid Panel Surya dan Termoelektrik

Main Article Content

Wahyu Wahyu

Abstract

Beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi energi listrik panel surya adalah radiasi matahari, dan suhu. Energi yang dihasilkan oleh panel surya tidak maksimal dikarenakan kenaikan suhu yang berlebih pada jam 11.01 – 14.00. oleh karena itu termoelektrik merupakan komponen yang dapat menurunkan suhu panel surya. Selain itu, perlu juga alat monitoring berupa visual basic sebagai memantau kinerja panel surya dalam menghasilkan energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efisiensi yang dihasilkan oleh panel surya dengan panel surya yang menggunakan termoelektrik. Metode yang digunakan adalah pengambilan data nilai tegangan, arus, daya, temperatur, dan cahaya matahari yang dihasilkan oleh panel surya dengan beberapa susunan termoelektrik generator dibawahnya. Susunan posisi termoelektrik yang digunakan pada bagian bawah panel surya yaitu simetris, campuran, dan linear. Hasil penelitian menunjukkan nilai efisiensi energi listrik yang dihasilkan pada susunan simetris, campuran, dan linear secara berurut adalah 0.29%, 0.37%, 0.21%. Sehingga posisi campuran memiliki hasil yang paling baik

Article Details

How to Cite
Wahyu, W. (2023). Desain dan Analisis Sistem Hybrid Panel Surya dan Termoelektrik. MSI Transaction on Education, 4(1), 45 - 58. https://doi.org/10.46574/mted.v4i1.106

References

[1] D. A. Wicaksono, F. Fitriana, S. Ariyani, R. Nurwahyudin, and F. A. Ajie, “Peningkatan Efisiensi Panel Surya pada Instalasi Rooftop berbasis Internet Of Things (IoT),” J. Tek. Elektro dan Komputasi, vol. 3, no. 2, pp. 104–110, 2021,[Online].Available: http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/ELKOM/article/view/5869.
[2] G. R. Cahyono, P. R. Ansyah, and M. Munthaha, “Pengaruh Variasi Kecepatan Hembusan Udara Terhadap Temperatur, Daya Output dan Efisiensi Pada Pendinginan Panel Surya,” Infotekmesin, vol. 11, no. 2, pp. 141–146, 2020, doi: 10.35970/infotekmesin.v11i2.259.
[3] P. R. Satpathy, S. Jena, B. Jena, and R. Sharma, “Comparative study of interconnection schemes of modules in solar PV array network,” Proc. IEEE Int. Conf. Circuit, Power Comput. Technol. ICCPCT 2017, no. May, 2017, doi: 10.1109/ICCPCT.2017.8074185.
[4] K. Lappalainen, A. Mäki, and S. Valkealahti, “Effects of the Sharpness of Shadows on the Mismatch Losses of PV Generators Under Partial Shading Conditions Caused by Moving Clouds,” 28th Eur. Photovolt. Sol. Energy Conf. Exhib., no. c, pp. 4081–4086, 2013.
[5] H. Hazman and A. Asnil, “Measurement of I-V and P-V Characteristics of Solar Panels Under Partial Shading Conditions,” Motiv. J. Mech. Electr.


Ind. Eng., vol. 4, no. 2, pp. 99–114, 2022, doi: 10.46574/motivection.v4i2.116.
[6] N. Alim, A. A. H. Lateko, P. Studi, T. Elektro, F. Teknik, and U. Muhammadiyah, “ANALISIS PENGARUH SUHU KERJA PADA PANEL,” vol. 15, pp. 32–39, 2023.
[7] M. Taufiqurrahman, G. S. Lubis, M. Ivanto, and P. Setio, “Kaji Eksperimen Output Energi Termoelektrik TEG-SP1848-27145SA Dengan Sumber Panas Dari Solar Parabolic Trough,” J. Engine Energi, Manufaktur, dan Mater., vol. 6, no. 1, p. 13, 2021, doi: 10.30588/jeemm.v6i1.927.
[8] D. Dahliya, S. Samsurizal, and N. Pasra, “Efisiensi Panel Surya Kapasitas 100 Wp Akibat Pengaruh Suhu Dan Kecepatan Angin,” Sutet, vol. 11, no. 2, pp. 71–80, 2021, doi: 10.33322/sutet.v11i2.1551.
[9] A. Pakradiga and S. Suryono, “Sistem Sensor Nirkabel Untuk Monitoring Efisiensi Panel Surya,” Berk. Fis., vol. 22, no. 2, pp. 77–85, 2019.
[10] M. Khalid, M. Syukri, and M. Gapy, “Pemanfaatan Energi Panas Sebagai Pembangkit Listrik Alternatif Berskala Kecil Dengan Menggunakan Termoelektrik,” Karya Ilm. Tek. Elektro, vol. 1, no. 3, pp. 57–62, 2016.
[11] A. Trisasmita and C. Rangkuti, “Potensi Pemanfaatan Sumber Panas Pada Combustion Chamber Turbin Gas Dengan Menggunakan Termoelektrik Generator,” Semin. Nas. Cendekiawan ke, vol. 3, pp. 7–14, 2017.
[12] M. Latif, N. Hayati, and U. G. S. Dinata, “Potensi Energi Listrik Pada Gas Buang Sepeda Motor,” J. Rekayasa Elektr., vol. 11, no. 5, p. 163, 2015, doi: 10.17529/jre.v11i5.2957.
[13] A. Saputra, R. Lapisa, R. Refdinal, and S. Rizki Putri Primandari, “Analysis of the Effect of a Glass Layer on the Roof of a House of a Thermoelectric Generator on Temperature and Electrical Voltage,” Motiv. J. Mech. Electr. Ind. Eng., vol. 4, no. 2, pp. 87–98, 2022, doi: 10.46574/motivection.v4i2.115.
[14] A. E. Putra, R. Rifky, and A. Fikri, “Pemanfaatan Panas Buang Atap Seng dengan Menggunakan Generator Termoelektrik sebagai Sumber Energi Listrik Terbarukan,” Pros. Semin. Nas. Teknoka, vol. 3, no. 2502, p. 38, 2019, doi: 10.22236/teknoka.v3i0.2911.
[15] M. Schmidt, I. Astrouski, M. Reppich, and M. Raudensky, “Solar panel cooling system with hollow fibres,” Appl. Sol. Energy (English Transl. Geliotekhnika), vol. 52, no. 2, pp. 86–92, 2016, doi: 10.3103/S0003701X16020213.