Studi Perbandingan Performa Camshaft Standar dan Modifikasi pada Sepeda Motor Empat Langkah 100 cc
Main Article Content
Abstract
Teknologi otomotif berkembang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang meningkat. Camshaft yang mengatur buka tutup katup, merupakan komponen penting dalam mesin sepeda motor dan mempengaruhi performa mesin. Penelitian ini membandingkan performa camshaft standar dan modifikasi pada sepeda motor empat langkah 100 cc melalui metode eksperimen kuantitatif. Camshaft modifikasi memiliki durasi buka lebih lama, waktu buka lebih awal, waktu tutup lebih lambat, lift lebih tinggi, LSA lebih besar, dan overlap lebih luas dibandingkan camshaft standar, yang secara keseluruhan meningkatkan efisiensi volumetrik dan performa mesin. Pengujian dynotest dilakukan pada putaran mesin 2000-5000 rpm untuk mengukur torsi, daya, dan kecepatan maksimum. Hasil menunjukkan camshaft modifikasi meningkatkan torsi dari 10.34 Nm menjadi 13.00 Nm, daya dari 2.16 kW menjadi 2.95 kW, dan kecepatan maksimum dari 32.84 km/h menjadi 37.00 km/h pada 2000 rpm. Pada 5000 rpm, daya camshaft modifikasi sedikit lebih rendah dibandingkan camshaft standar. Modifikasi camshaft efektif meningkatkan performa mesin pada putaran rendah hingga menengah, memberikan kontribusi penting bagi industri otomotif dan pengguna sepeda motor.
Automotive technology is evolving to meet the increasing needs of mobility. The camshaft, which regulates the opening and closing of the valves, is an important component in motorcycle engines and affects engine performance. This study compares the performance of standard and modified camshafts on four stroke 100 cc motorcycles through quantitative experimental methods. Modified camshafts have longer opening durations, earlier opening times, slower closing times, higher lifts, larger LSAs, and wider overlaps than standard camshafts, which overall improves volumetric efficiency and engine performance. The dynotest test was performed at 2000-5000 rpm engine revolutions to measure maximum torque, power, and speed. The results showed that the modified camshaft increased torque from 10.34 Nm to 13.00 Nm, power from 2.16 kW to 2.95 kW, and maximum speed from 32.84 km/h to 37.00 km/h at 2000 rpm. At 5000 rpm, the power of the modified camshaft is slightly lower than that of the standard camshaft. Camshaft modifications are effective in improving engine performance at low to medium revs, making an important contribution to the automotive industry and motorcycle users.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
[2] D. Fernandez, A. Rifani, W. S, dan T. Sugiarto, “Analisis Penggunaan Bioaditif Minyak Atsiri Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Dan Emisi Gas Buang Pertalite Sepeda Motor 4 Langkah,” Ensiklopedia J., vol. 5, no. 1, Art. no. 1, Nov 2022, doi: 10.33559/eoj.v5i1.907.
[3] A. Arif, M. Muslim, W. Wagino, N. Hidayat, dan M. Y. Setiawan, “Keterampilan Tuna Karya Bidang Perawatan dan Servis Sepeda Motor,” 2020.
[4] P. Abhilash dan R. Nanda kumar, “Performance analysis of two stroke petrol engine on basis of variation in carburetor main jet diameter,” Mater. Today Proc., vol. 39, hlm. 165–175, Jan 2021, doi: 10.1016/j.matpr.2020.06.481.
[5] W. Wagino dkk., “Eco-Friendly Motorcycle Technology: Examining the Impact of Banana Peel-Based Catalytic Converters on CO Emissions with Biogasoline Fuel,” E3S Web Conf., vol. 500, hlm. 03030, 2024, doi: 10.1051/e3sconf/202450003030.
[6] B. Prasetyo, A. R. Abdusukri, I. Azzindani, F. Setyawan, dan T. J. Saputra, “Pengaruh Penggunaan Knalpot Standar Dan Variasi Model Freeflow Terhadap Performa Mesin Dan Tingkat Kebisingan Pada Honda Supra X 125r,” J. Penelit. Rumpun Ilmu Tek., vol. 2, no. 3, hlm. 100–111, Jun 2023, doi: 10.55606/juprit.v2i3.2040.
[7] Y. R. Widjaja dan W. Wildan, “Pengaruh Inovasi Produk, Promosi, dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor,” J. Sains Manaj., vol. 5, no. 1, hlm. 1–13, Feb 2023, doi: 10.51977/jsm.v5i1.1007.
[8] D. Sugiono, A. Lostari, N. I. Riani, dan A. Kusdyanto, “Studi Eksperimental Pengaruh Variasi CDI Terhadap Performa Kendaraan Empat Langkah,” Infotekmesin, vol. 14, no. 1, Art. no. 1, Jan 2023, doi: 10.35970/infotekmesin.v14i1.1656.
[9] N. Hidayat, A. Arif, M. Y. Setiawan, dan M. Masykur, “Perbedaan Penggunaan Camshaft Racing Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Spesifik dan Emisi Gas Buang Pada Motor 4 Tak,” J. Mekanova Mek. Inov. Dan Teknol., vol. 8, no. 2, Art. no. 2, Okt 2022, doi: 10.35308/jmkn.v8i2.5244.
[10] Z. Muhammad, “Design Mesin Modifikasi Noken As (Camshaft) Skala Laboratorium,” Penelit. MANDIRI Univ. BANDAR LAMPUNG, 2018.
[11] P. A. Stevansa, S. Subroto, dan S. Putro, “Pengaruh Penggunaan Camshaft Standard dan Camshaft Racing Terhadap Unjuk Kerja Motor Bensin Empat Langkah,” s1, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2014. Diakses: 25 September 2023. [Daring]. Tersedia pada: https://eprints.ums.ac.id/31208/
[12] E. Wahidri, E. Alwi, dan R. Lapisa, “Effect of Heating Fuel through the Upper Tank Radiator with Copper Pipes Against Torque and Power,” Motiv. J. Mech. Electr. Ind. Eng., vol. 1, no. 2, Art. no. 2, Mei 2019, doi: 10.46574/motivection.v1i2.4.
[13] R. Lapisa, R. Rahman, I. Y. Basri, dan W. Afnison, “Pengaruh Diameter Variasi Throttle Body Terhadap Daya, Torsi Dan Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Beat Pgm-Fi 110 cc Tahun 2014,” Ensiklopedia Educ. Rev., vol. 4, no. 3, Art. no. 3, Des 2022, doi: 10.33559/eer.v4i3.1544.
[14] R. Rifdarmon, P. N. Zofa, E. Alwi, dan D. Fernandez, “Torsi Dan Daya Sepeda Motor Matic 4 Tak Hasil Kemiringan Sudut Drive Pulley,” Ensiklopedia Educ. Rev., vol. 4, no. 3, Art. no. 3, Des 2022, doi: 10.33559/eer.v4i3.1543.
[15] A. Asroful, A. N. Defa, dan B. M. Hairul, “Pengaruh Bentuk Permukaan Piston Rata (Flat) Dan Piston Cembung (Dome) Terhadap Performa Dan Emisi Gas Buang Pada Mesin Sport 200cc,” J. Mech. Eng., vol. 1, no. 1, hlm. 76–90, Jan 2024, doi: 10.47134/jme.v1i1.2193.
[16] Y. Hamsari, A. Aprizal, dan A. Fathonio, “Pembuatan Dan Uji Performa Rangkaian Sistem Pengapian AC dan DC Pada Kendaraan Bermotor Skala Laboratorium,” ENOTEK J. Energi Dan Inov. Teknol., vol. 3, no. 01, Art. no. 01, Okt 2023, doi: 10.30606/enotek.v3i01.2089.
[17] A. T. S. Pambudi, “Optimasi Camshaft dengan Variasi Tinggi Lift Pada Mesin (X) 100cc Menggunakan Mesin Modifikasi Camshaft,” skripsi, Institut Teknologi Nasional Malang, 2019. Diakses: 26 September 2023. [Daring]. Tersedia pada: http://eprints.itn.ac.id/2103/
[18] M. Bachtiar, “Analisa Variasi Diameter Katup Buang Terhadap Performa Sepeda Motor Suzuki Smash 110 Cc Dengan Bahan Bakar Pertalite Dan Pertamax Turbo,” PhD Thesis, 2018.
[19] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
[20] I. Almanda dan A. Andrizal, “Pengaruh Penggunaan Variasi Busi dan Bahan Bakar Pada Sepeda Motor Matic 110 CC Terhadap Torsi dan Daya,” AEEJ J. Automot. Eng. Vocat. Educ., vol. 2, no. 2, hlm. 113–122, Des 2021, doi: 10.24036/aeej.v2i2.67.
[21] L. P. Sinambela, Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2018, hlm. 284.
[22] O. A. Kurniawan, A. Arif, D. Fernandez, M. Y. Setiawan, dan H. N. Sari, “Analisis Penggunaan Hydrocarbon Crack System (HCS) Terhadap Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Fuel Injection,” JTPVI J. Teknol. Dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 1, no. 4, Art. no. 4, Okt 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v1i4.126.
[23] L. M. Nasution, “Statistik Deskriptif,” Hikmah, vol. 14, no. 1, Art. no. 1, 2017.
[24] A. Sholikhah, “Statistik Deskriptif dalam Penelitian Kualitatif,” KOMUNIKA J. Dakwah Dan Komun., vol. 10, no. 2, hlm. 342–362, 2016, doi: 10.24090/komunika.v10i2.953.
[25] H. Halim, R. Bachmid, dan S. P. Yudha, “Pengaruh Durasi Camshaft Terhadap Prestasi Mesin Bensin 110 cc,” Otopro, hlm. 1–7, Nov 2021, doi: 10.26740/otopro.v17n1.p1-7.