Monitoring Hasil Pelacakan Cahaya Matahari Sumbu Tunggal
Main Article Content
Abstract
Pada saat ini pengoptimalan cahaya matahari dengan menggunakan panel surya masih kurang optimal ini dikarenakan kebanyakan panel surya masih diletakkan hanya menghadap satu arah ini mengakibatkan proses penyerapan cahaya matahari oleh panel surya hanya akan terjadi apabila matahari tepat berada di atas panel surya. Perlu dibuat suatu sistem yang dapat membuat solar cell selalu mengikuti arah pergerakan matahari dan juga dapat mamantau nalai yang dihasilkan oleh solar cell. pelacak cahaya matahari merupakan alat yang digunakan untuk mengikuti arah gerak matahari. Cara alat ini bekerja yaitu dengan mengindera perubahan arah cahaya yang dipancarkan oleh matahari. Dalam hal ini hasil dari pelacakan cahaya matahari di pantau melalui web thinger, hal ini memudahkan kita dalam melihat dan menganalisis hasil yang didapatkan dari solar cell. Dari hasil pengujian didapatkan penggunaan sistem monitoring hasil pelacakan cahaya matahari sangat efisien dan memudahkan kita dalam melihat data-data yang dibutuhkan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
[2] K. W. Fauzi, T. Arfianto, and N. Taryana, Perancangan dan Realisasi Solar Tracking System Untuk Peningkatan Efisiensi Panel Surya Menggunakan Arduino Uno, vol. 4, no. 1. 2018.
[3] M. Munadi, I. Haryanto, M. Ariyanto, J. D. Setiawan, and D. R. Aulia, Studi Peningkatan Energi Listrik Berbasis Simulator Solar Panel dengan Metode Fix Position dan Tracking Position terhadap Cahaya Matahari, vol. 21, no. 2. 2019.
[4] “PEMBERDAYAAN ENERGI MATAHARI SEBAGAI ENERGI LISTRIK LAMPU PENGATUR LALU LINTAS | Widodo | Jurnal Teknik Elektro.” [Online]. Available: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jte/article/view/1553/1729.
[5] I. W. Sutaya, ALAT SOLAR TRACKER BERBASIS MIKROKONTROLER 8 BIT ATMega8535, vol. 12, no. 2. 2015.
[6] T. Tjahjono and E. Widodo, “Penggunaan energi angin dan energi matahari sebagai sumber energi listrik dengan sistem hybrid,” Pros. Semin. Nas. Sains dan Teknol. Fak. Tek., vol. 1, no. 1, pp. 85–90, 2011, [Online]. Available: https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/PROSIDING_SNST_FT/article/view/269/259.
[7] K. Krismadinata, P. Kusuma, and Y. Yahfizham, Design and Manufacture of Wireless Monitoring system of Photovoltaic Generation Employing Raspberry PI 3, vol. 13, no. 1. 2021.
[8] R. B. Prabowo, Rancang Bangun Inverter Full Bridge Satu Fasa. 2018.
[9] J. Rezkyanzah, L. P. Purba, and C. A. Putra, Perancangan Solar Tracker Berbasis Arduino Sebagai Penunjang Sistem Kerja Solar Cell Dalam Penyerapan Energi Matahari, vol. XI, no. 2. 2016.
[10] F. A. Farid Samsu Hananto, Optimalisasi Tegangan Keluaran Dari Solar Cell Menggunakan Lensa Pemfokus Cahaya Matahari. 2012.
[11] J. Asmi and O. Candra, “Prototype Solar Tracker Dua Sumbu Berbasis Microcontroller Arduino Nano dengan Sensor LDR,” JTEV (Jurnal Tek. Elektro dan Vokasional), vol. 6, no. 2, p. 54, 2020, doi: 10.24036/jtev.v6i2.108504.
[12] R. A. M. Napitupulu, Karakteristik Sel Surya 20 WP Dengan Dan Tanpa Tracking System, vol. II, no. 1. 2016.
[13] B. Maharmi, F. Ferdian, and F. Palaha, Sistem Akuisisi Data Solar Cell Berbasis Mikrokontroler dan Labview, vol. 4, no. 1. 2019.
[14] A. S. Syahab, H. C. Romadhon, and M. L. Hakim, Rancang Bangun Solar Tracker Otomatis Pada Pengisian Energi Panel Surya Bebasis Internet of Things, vol. 6, no. 2. 2019.
[15] B. Triyono, Y. Prasetyo, and H. Kusbandono, “Optimasi Output Dual Axis Solar Tracker Menggunakan Metode Astronomi Berbasis Smart Relay,” Transmisi, vol. 23, no. 1, pp. 1–4, 2021, doi: 10.14710/transmisi.23.1.1-4.